KetikaTaubat Terasa Berat

“Ahh..

Meski terasa berat,

kuyakin aku bisa,

dengan pertolongan-Nya,

Kerana Allah Maha Kuasa,

Atas segala sesuatunya..”

Dengan menyebut Asma Allah, Yang Maha Kasih-Sayang, Yang Maha Penerima Taubat

Duh kawanku,, setiap kita tentu mungkin mempunyai masa kelam di masa yang tlah lalu. Dan sekarang, dengan hidayah dan pertolongan Allah, kita tlah (menuju) kembali pada jalan-Nya. Tapi kawan, di antara kita mungkin masih dalam kubangan kelam itu. Namun, tak henti-hentinya kita berusaha tuk keluar darinya. Meski hampir putus asa menggerogoti perasaan kita.

Beruntunglah! Beruntunglah yang tlah bisa bangkit dan keluar dari kubangan nista di masa yang tlah leat dengan sedikit mudah ataupun tanpa dengan susah payah.

Di sini, hanya coba tuk ingatkan diri, yang masih sering terkubang dalam salah yang sama.

Pernah suatu ketika, ada kawan yang bertanya, “Bagaimana sih cara yang ampuh agar kita lepas dari sesuatu yang bikin kita jadi addicted (dosa-red)? Ane takut  iman ane jadi lemah.” Entah! Fikirku sekilas. Bagaimana diri hendak menjawab pertanyaan serupa, bila diri tak ubah menghadapi masalah yang tak jauh beda.

Diri pun terpekur dalam fikir. Mencoba mengingat akan janji yang tak mungkin teringkari.

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”[i]

“Berdoalah kepada-Ku,” begitu perintah-Nya di baris lain, “niscaya akan Kuperkenankan bagimu….”[ii] Allah melanjutkan dengan janjiNya. Bahkan di penutup kalimatnya, bila kita bersombong dan angkuh diri dari berdo’a kepada-Nya, maka dalam keadaan hina berada di nereakan jahannam adalah imbalannya.

Maka, dalam kesulitan dan rasa ketakmungkinan bangkit dalam kubang lumpur nan hina, kewajiban kita adalah terus berusaha dan berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Seberat apapun itu, setakmungkin apapun itu, janganlah berputus asa!! Ya! Jangan putus asa! Cabaran jua onak pancaroba yang terasa, sepahit dan segetir apapun, tetaplah pada ikhtiarmu tuk terus berusaha bangkit menuju-Nya.

Ah, barabgkali kita ada yang terlupa pada janji-Nya tentang surga yang disediakan bagi para pentaubat… Maka kata Allah dalam QS 66:8,

“Hai orang-orang yang beriman,bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Sungguh! Sungguhlah indah janji Allah itu. Bukankah demikian duhai saudaraku?
Maka dari itu, marilah kita bangkit dari keterpurukan yang kita alami. Jangan biarkan rasa putus asa itu datang menghampiri kita. Karena; tersebut dalam QS 12:87,

“…Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.”

Di sinilah kita memilih; termasuk orang kafir (yang berputus asa dari rahmat Allah), ataukah menjadi orang beriman yang tiada kenal putus asa.

-ingatkan bila tersalah-

@duwisusilo


[i] QS 2:186

[ii] QS 40:60

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s